Home » Akuntansi Dasar » Input Data Buku Besar Dari Jurnal Umum

Input Data Buku Besar Dari Jurnal Umum


Input Data Buku Besar Dari Jurnal Umum. Melanjutkan dari proses sebelumnya tentang membuat jurnal. Kita melanjutkan ke proses Input data ke dalam buku besar. Tujuan dari buku besar adalah membuat pengelompokan terhadap semua transaksi yang terjadi dalam satu priode.

Adapun bentuk-bentuk buku besar dan cara penggunaannya dapat dilihat pada artikel :  Buku Besar Akuntansi.

Dari artikel tersebut akan anda peroleh beberapa bentuk buku besar yang dapat anda gunakan dan boleh memilih satu yang menurut anda lebih mudah di pahami dan di gunakan.

Buku besar yang di butuhkan adalah sejumlah akun yang ada dalam jurnal Umum yang telah di buat. Cara melakukan input pun cukup mudah misalnya jurnal umum menunjukkan ayat jurnal :

Kas                         Rp. 1.500.000

Penjualan                                            Rp. 1.500.000

Sisa memasukkan keduanya pada buku besar masing-masing. Lengkapi semua informasi yang harus di masukkan ke dalam buku besar seperti Tanggal transaksi, Keterangan, Referensi, dan posisi saldo.

Contoh Penggunaan Buku Besar

Contoh Buku Besar

Kita lihat di atas bahwa saldo awal kas ada (sesuai langkah I) kemudian penjualan saldonya tidak ada. Karena memang awal pembukuan, Penjualan itu bersaldo nol sedangkan kas kebanyakan memiliki saldo.

Di sini perlu untuk di adakan kehati-hatian, dimana biasanya sering terjadi kesalan input. Yang paling umum terjadi adalah lupa memasukkan salah satu data pada akun atau biasa salah menempatkan saldo. Makanya pengerjaan buku besar ini memakan waktu yang sedikit lama. Kecuali jika anda telah memiliki sebuah sebuah table khusus yang di rancang dalam program Microsoft Excel. (Insya Allah nanti saya bagikan).

Pastikan untuk tidak melewatkan satu jurnal. Biasanya sering juga terjadi kasus satu jurnal hilang atau satu transaksi tidak tercatat dalam buku besar, sehingga pada saat neraca saldo di buat, posisi debet kredit seimbang, padahal ada satu jurnal yang lupa di bukukan dalam buku besar.

Jadi saya harap bisa di mengerti dan dan memeperhatikan hal di atas tentang seringnya terjadi kesalan pembukuan. Dan berikutnya kita akan melanjutkan ke langkah berikutnya !

Back to Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana