Home » Akuntansi Dasar » Pengertian Harta, Utang Dan Modal

Pengertian Harta, Utang Dan Modal


Pengertian/Definisi Harta, Utang dan Modal. Sepertinya terdengar mudah bagi kita untuk mendefinisikan dari ketiga hal tersebut di atas. Tetapi apa memang seperti itukah pengertian yang sebenarnya yang ada di benak kita tentang Pengertian Harta, Utang Dan Modal ?, coba kita definisikan satu persatu tentang apa itu Harta, Utang dan Modal secara pribadi dan pandangan Ilmu Akuntansi.

Definisi Harta, Utang Dan Modal secara pribadi dan pandangan Ilmu Akuntansi.

Kita akan mencoba untuk memulai definisi satu satu dari ketiga hal tersebut !

1.  Harta

Menurut Pribadi

Adalah Kekayaan yang dimiliki dalam berbagai bentuk yang terlihat secara fisik atau secara mudah dapat di tukar atau diuangkan tanpa melakukan pengelompokan tertentu.

Menurut Akuntansi

Harta adalah kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan dalam berbagai bentuk baik wujud dan tak berwujud dan terdiri atas beberapa jenis (akun-akun) tertentu.

Mari kita bahas pengertian di atas, Secara pribadi anda menilai bahwa harta anda hanyalah berupa sesuatu yang terlihat seperti mobil, rumah, tanah dan sebagainya atau bisa di uangkan dengan cepat seperti deposito dan rekening bank, namun terkadang bahwa anda punya piutang di luar atau investasi pada orang lain anda tidak hitung sebagai harta, bahkan anda jika menyewa rumah jangka waktu 5 tahun di bayar di muka anda tidak pernah menghitungnya sebagai harta.

Sedangkan pandangan akuntansi adalah Harta merupakan kekayaan dalam semua bentuk termasuk piutang, sewa di bayar dimuka, Investasi pada usaha orang lain.

Sehingga ketika mencatat tentang kekayaan anda maka akan berbeda dengan kekayaan yang di bukukan dengan sistem akuntansi.

Mari kita buktikan :

Anda membeli mobil secara tunai dengan harga Rp. 150.000.000. Setelah 3 bulan ada seorang yang bertanya kepada anda, nilai mobil anda berapa ?, maka anda akan menjawab Rp. 150.000.000 tanpa memikirkan bahwa nilai mobil anda telah susut 3 bulan. Berbeda dengan akuntansi yang memiliki perhitungan tertetu yang di sebut amortisasi atau penyusutan. Yang jelasnya akan menjawab, nilainya kurang dari 150.000.000.

2. Utang

Untuk persoalah hutang tidak antara Pendapat pribadi dengan perusahaan tidak jauh berbeda. Yaitu merupakan kewajiban yang harus di bayarkan.

3. Modal

Menurut Pribadi

Modal adalah sebuah nilai nominal yang di gunakan saat memulai usaha tanpa memikirkan penyusutan, kerugian atau laba yang di peroleh. Termasuk anda masukkan juga pinjaman bank sebagai modal anda, bukankah begitu ?

Menurut Akuntansi

Modal adalah kewajiban perusahaan terhadap pemilik perusahaan berupa modal yang di setor di tambahkan dengan Laba usaha atau dikurangi kerugian usaha.

Melihat penjelasan di atas maka kita bisa menarik kesimpulan yang menarik bahwa pemikiran kita secara pribadi tentang Definisi Harta, Utang dan Modal adalah sangat jauh berbeda dengan Definisi Ilmu Akuntansi.

Jadi penjelasan di atas adalah sebuah ilustrasi sederhana tentang Definisi antara Harta, Utang dan Modal. Untuk mengetahui pengertian dari ketiga istilah tersebut menurut Ilmu Akuntansi adalah sebagai berikut :

1. Harta
Harta kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai manfaat dimasa yang akan datang. Jadi maksudnya, semua yang ada pada perusahaan baik yang berupa materi atau pun bukan materi yang memiliki nilai ekonomis sejak saaat ini sampai masa yang akan datang maka itulah HARTA.

2. Utang
Utang merupakan kewajiban yang harus di penuhi dan laksanakan kepada pihak lain melalui yang telah di setujui bersama dengan dasar yang kuat atau adanya bukti hitam di atas putih.

3. Modal
Modal merupakan suatu yang baik dalam bentuk uang atau bentuk lainnya yang di gunakan dalam proses usaha untuk mencapai dan menghasilkan tujuan perusahaan yaitu mendapatkan keuntungan. Sedangkan jika melihat dari sisi kewajiban maka modal adalah kewajiban perusahaan terhadap pemilik perusahaan.

Semoga penjelasan singkat ini membuat anda mengerti tentang Pengertian Harta, Utang Dan Modal

menurut pribadi dan menurut Ilmu Akuntansi sudah bisa anda bedakan sehingga tidak lagi bingung ketika melihat istilah tersebut pada lembar-lembar kerja Akuntansi.