Home » Contoh Akuntansi » Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Sederhana

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Sederhana


Beberapa di antara kita mungkin sedang mencari Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Sederhana. Mungkin penasaran bagaiamana sih bentuk laporan perusahaan dangang itu. Tetapi mula-mula kita pahami dulu definisi perusahaan dagang, Manufaktur dan Jasa.

Perusahaan Dagang adalah perusahaan yang kegiatan usahanya adalah membeli barang jadi untuk di jual kembali contoh toko sembako.

Perusahaan Manufaktur adalah perusahaan yang kegiatan usahanya adalah mengolah bahan baku (mentah) menjadi bahan jadi contohnya konveksi.

Perusahaan Jasa adalah perusahaan yang kegiatan usahanya adalah menjual sesuatu yang tidak wujud secara nyata contohnya Salon.

Untuk memahanmi lebih lengkap bisa membaca artikel Perbedaan Laporan Keuangan Perusahaan Dagang, Manufaktur dan Jasa

Jadi perbedaan antara perusahaan manufaktur (Produksi) dengan Perusahaan dagang adalah pada proses memperoleh barang yang mana perusahaan manufaktur memperoleh persediaan barang dagangan dengan mengolah bahan baku menjadi bahan jadi, sedangkan Perusahaan perdagangan memperoleh barang dari supplier yang sudah jadi untuk di jual kembali.

Persamaan keduanya dalam kegiatan akuntansi adalah sama-sama memiliki persediaan barang dagangan, tetapi yang membedakan adalah, dalam perusahaan manufaktur ada yang di sebut dengan Persediaan Bahan baku, Persediaan dalam Proses dan Persediaan Barang. Dan perusahaan dangang sendiri hanya memiliki satu jenis saja yaitu Persediaan barang.

Berikut ini adalah Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang:

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Sederhana

Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Dari tabel di atas (klick untuk memperbesar gambar) kita memperoleh 3 bentuk laporan yaitu :

  1. Neraca
  2. Laporan Rugi Laba
  3. Laporan Perubahan Modal

Perlu untuk di ketahui bahwa ketiga laporan di atas akan memiliki sebuah keseimbangan dimana Laba perusahaan sesuai yang tercatat di Neraca dan Laporan perubahan Modal sebesar Rp. 42.500.000.

Namun kita lihat dalam Laporan perubahan modal menunjukkan Posisi Modal Akhir tidak sama. Hal karena dalam neraca di atas masih ada perkiraan Laba Tahun Berjalan.

Perlu untuk di ketahui bahwa Laporan Rugi Laba dan Laporan Perubahan Modal di atas di bentuk adalah untuk membentuk Neraca baru nantinya saldo Modal akan berubah sesuai Laporan Perubahan Modal sebesar Rp. 417.500.000. Namun hal itu baru akan terjadi setelah di buatkan Jurnal Penutup terhadap perkiraan yang ada dalam Laporan Rugi Laba dan Laporan Perubahan Modal.

Tetapi ketiga laporan diatas adalah Laporan Keuangan Perusahaan Dagang yang di butuhkan oleh pihak Intern dan Ektern perusahaan. Sedangkan neraca setelah penutupan adalah Neraca yang di butuhkan tenaga keuangan untuk membentuk siklus akuntansi periode berikutnya.

Lebih Lengkap dapat dilihat dalam laporan keuangan berikut :

  1. Laporan Keuangan Perusahaan Jasa
  2. Laporan Keuangan Perusahaan Dagang
  3. Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur (Produksi)

Demikian Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Sederhana ini, semoga bisa di pahami dengan baik, jika ada yang mau ditanyakan bisa melalui kolom komentar yang di sediakan !