Home » Contoh Akuntansi » Contoh Pembukuan Sederhana Online Shop

Contoh Pembukuan Sederhana Online Shop


Penulisan jurnal keuangan atau pembukuan kas sebenarnya perlu dilakukan oleh semua pihak, baik itu lembaga, perusahaan, maupun organisasi. Bahkan para pemula bisnis kecil pun akan membutuhkannya untuk mengetahui rincian arus uang dari awal hingga akhir. Mereka juga perlu mengetahui contoh pembukuan sederhana online shop.

Bisnis dalam berbagai skala kini sangat marak dijalankan melalui media online dengan memanfaatkan marketplace online. Penerapan salah satu strategi bisnis tersebut tidak hanya populer, secara nyata mampu menghasilkan keuntungan luar biasa besar. Mengingat kemampuan penunjangnya dalam strategi pemasaran begitu menjanjikan.

Pentingnya Pembukuan Sederhana Pada Online Shop

Online shop merupakan kegiatan transakaksi jual beli yang dilakukan secara online. Hal tersebut kini dilakukan oleh para penghuni dunia maya di seluruh dunia. Karena cara belanja online dianggap fleksibel dan lebih praktis jika dibandingkan transaksi secara real.

Contoh Pembukuan Sederhana Online Shop

Meski kegiatan online shop sangat rawan penipuan tetapi popularitasnya tidak pernah mengalami penurunan. Bahkan perusahaan yang menjalankan bisnis skala besar di taraf internasional pun memanfaatkan jaringan online agar bisnis menyebar luas. Tidak hanya perusahaan besar, kini bisnis dapat dimulai dari perorangan skala kecil.

Keuntungan yang bisa diperoleh dalam menjalankan bisnis skala kecil di tingkat perorangan mampu setara dengan usaha skala besar. Dan menjadi benih awal munculnya beragam kekuatan bisnis yang kuat di masa depan. Semua tingkat bisnis tersebut nyatanya tidak akan terlepas dari berjalannya arus dan kondisi keuangan.

Semua pihak yang melakukan bisnis online secara sungguh-sungguh pasti membutuhkan beragam modal untuk memulai usahanya. Agar mereka dapat memantau perkembangan bisnis dan kondisi keuangan maka pembukuan kas penting dilakukan. Tidak terkecuali bagi para pemilik bisnis usaha kecil yang dilakukan perorangan.

Para pebisnis kecil tersebut dapat mempersiapkan pembukuan kas sederhana untuk mengawali langkahnya sebelum mengembangkan usaha. Mereka tidak perlu menjadi ahli di bidangnya terlebih dahulu saat hendak menyusun pembukuan.

Hal terpenting, yakni mengetahui serta mencari sumber referensi tepat tentang contoh pembukuan sederhana online shop. Anda dapat memahaminya dengan menyimak seluruh penjelasan yang ditulis di sini. Kemudian memulai langkah untuk membuat rincian laporan pembukuan saat awal, periode berjalan, dan akhir usaha.

Hal Ini Penting Diketahui Sebelum Mempelajari Contoh Pembukuan Sederhana

Tidak hanya seorang akuntan saja yang perlu untuk mempelajari pembukuan sederhana. Semua orang yang menjalankan bisnis online shop lebih memerlukan pengetahuan tersebut. Ada beberapa macam jenis catatan yang perlu dipahami sebelum membuat catatan pembukuan.

  • Pembukuan untuk Estimasi Arus Kas Awal
  • Membuat Pembukuan secara Khusus untuk Pemasukan
  • Membuat Pembukuan Khusus untuk Pengeluaran
  • Pembukuan Catatan Stok Barang
  • Pembukuan Laba Rugi
  • Catatan Inventaris Barang

Semua pembukuan di atas bisa jadi sangat penting untuk menuliskan secara rinci pengelolaan keuangan pada usaha online Anda. Apabila transaksi online shop dianggap skalanya sangat kecil, Anda bisa mempelajari cara membuat pembukuan pemasukan, pengeluaran, laba rugi, arus kas, dan stok barang saja.

Contoh Pembukuan Sederhana Online Shop

Bagi Anda yang bergerak di bidang online shop, kami sarankan Anda juga harus membuat pembukuan secara sederhana saja agar mengetahui transaksi secara lebih rinci, laba dan keuntungan serta posisi modal dan arus kas yang terjadi pada bisnis Anda.


Excel Akuntansi Perusahaan Jasa

https://akuntansi-id.com/excel-akuntansi-perusahaan-jasa

Fitur Lengkap | Mudah Digunakan | Laporan Otomatis

Excel Akuntansi Perusahaan Dagang

https://akuntansi-id.com/excel-akuntansi-perusahaan-dagang

Siap Pakai | Laporan Otomatis | Bisa Dikustom Sendiri

Excel Akuntansi Perusahaan Manufaktur

https://akuntansi-id.com/excel-akuntansi-perusahaan-manufaktur

Fitur Komplit | Bisa Banyak User | 1x Bayar


Tak perlu bingung Anda bisa coba ikuti beberapa contoh pembukuan sederhana online shop berikut ini.

  1. Pembukuan Sederhana Stok Barang

Agar lebih rapi dalam mengelola produk yang dijual, akan lebih baik jika Anda memiliki laporan pembukuan sederhana tentang stok barang online shop Anda. Dengan begitu Anda bisa langsung mengetahui status stok barang yang masih tersedia atau sudah sold. Anda bisa coba buat contoh pembukuan sederhana untuk stok barang online shop seperti berikut ini.

Contoh Pembukuan Sederhana

  1. Buku Besar Sederhana Online Shop

Tak hanya itu, Anda bisa langsung catat transaksi yang terjadi pada buku besar juga. Dengan begitu rincinan transaksi setiap akun rekening akan lebih rapi dan lebih terperinci. Tak perlu skema pembukuan yang rumit, Anda bisa coba buat seperti contoh buku besar sederhana untuk online shop seperti berikut ini.

Buku Besar Sederhana

  1. Laporan Penjualan Online Shop

Selain itu, bagi Anda yang memiliki reseller atau salesman online. Anda juga bisa membuat laporan penjualan online shop pada setiap reseller yang bertugas seperti salesman online. Anda bisa mewajibkan setiap reseller salesman membuat laporan penjulan seperti berikut ini.

Contoh Laporan Penjualan Online Shop

  1. Buku Piutang

Pada umumnya produk yang dipromosikan oleh reseller atau salesman tidak akan langsung dibayarkan. Maka dari itu pendapatan yang masih belum diterima tersebut dianggap sebagai piutang. Agar lebih rapi dan terhindar dari kesalahan perhitungan. Anda bisa coba buat buku atau kartu piutang pada setiap reseller atau salesman seperti gambar berikut ini.

Buku Piutang

Untuk selanjutnya, Anda bisa coba membuat laporan keuangan laba rugi, arus kas dan perubahan ekuitas untuk mengetahui besarnya laba rugi, arus kas masuk dan keluar serta perubahan modal.

Contoh-contoh pembukuan sederhana online shop yang telah dicantumkan di atas ternyata tidak diterapkan oleh semua pihak pengelola bisnis. Kebanyakan dari mereka memilih untuk membiarkan proses keuangan berjalan dengan sendirinya. Namun, lebih baik jika Anda menuliskannya untuk mengetahui berbagai riwayat transaksi dan laba.