Home » Akuntansi Dasar » Logika Persamaan Dasar Akuntansi

Logika Persamaan Dasar Akuntansi


Logika Persamaan Dasar Akuntansi. Mungkin banyak di antara kita yang berpendapat bahwa belajar akuntansi dan menguasai ilmu akuntansi adalah perkara yang sulit, sesuatu yang susah di cerna, atau mungkin ada yang berpendapat bahwa Akuntansi hanya bisa di kuasai oleh orang yang cerdas.

Pendapat tersebut adalah sangat salah menurut saya, karena yang saya ketahui bahwa ilmu akuntansi itu hanya memiliki satu rumus saja dan rumus itu adalah mudah untuk di pahami bahkan oleh seorang anak SD.

Pada pembahasan kita kali ini saya mengangkat tentang persamaan dasar akuntansi, yang saya beri kata awalan Logika. Kenapa saya menambahkan kata logika. Karena Akuntansi mengajarkan kita untuk berfikir tentang “Bagaimana agar suatu transaksi itu seimbang“.

Saya menyebutkan dalam paragraf kedua di atas tentang rumus akuntansi yang hanya satu saja dan itu benar dan selebihnya kita akan di minta untuk bermain tentang logika seimbang.

Rumus persamaan dasar akuntansi itu adalah :

Harta = Utang + Modal

Gimana ? rumusnya mudah bukan ? sekarang bagaimana kita menggunakan rumus tersebut pada kegiatan pencatatan Akuntansi ?.

Perhatikan tentang keseimbangan dalam rumus di atas. Rumus di atas menyatakan bahwa Harta harus seimbang dengan utang + modal. Untuk lebih jelasnya mari kita praktek.

Contoh :

Ibu Heni Membuat sebuah usaha salon yang di beri nama “Salon Maju”. Ibu Heni menyetor uang pribadinya sebesar Rp. 10.000.000 sebagai modal awal.

HARTA

=

UTANG

+

MODAL

Keterangan

KAS

BANK

PRIBADI

10.000.000

10.000.000

Setoran Modal Awal

10.000.000

 

=

0

+

10.000.000

ß Saldo / Jumlah

Dari tabel persamaan tersebut di atas, anda sudah bisa melihat informasi penggunaan rumusnya bukan ?

Saldo Menunjukkan : 10.000.000 = 0 + 10.000.000

Sekarang kita lanjut pada proses selanjutnya dari persamaan dasar akuntansi ini.

Ibu Heni merasa modal yang di setor tidak cukup, ia mengajukan kredit di bank dan berhasil mendapatkan pinjaman kredit dari bank sebesar Rp. 5.000.000. Maka tabel persamaan dasar akuntansi-nya adalah sebagai berikut

HARTA

=

UTANG

+

MODAL

Keterangan

KAS

BANK

PRIBADI

10.000.000

10.000.000

Setoran Modal Awal

5.000.000

5.000.000

Pinjaman Bank

15.000.000

 

=

5.000.000

+

10.000.000

ß Saldo / Jumlah

Dari tabel di atas maka kita melihat bahwa jumlah nya masih sesuai dengan rumus diatas yaitu

Saldo Menunjukkan : 15.000.000 = 5.000.000 + 10.000.000

Kita Lanjutkan Ke proses selanjutnya. Ibu Heni menyewa sebuah kios dengan harga Rp. 3.600.000 kotrak selama setahun dibayar dimuka.

Tabel Persamaan Akuntansinya adalah sebagai berikut :

HARTA

=

UTANG

+

MODAL

Keterangan

KAS

Persekot

BANK

PRIBADI

10.000.000

10.000.000

Setoran Modal Awal

5.000.000

5.000.000

Pinjaman Bank

15.000.000

 

 

=

5.000.000

+

10.000.000

ß Saldo / Jumlah

(3.600.000)

3.600.000

Bayar Sewa Kios

11.400.000

3.600.000

 

=

5.000.000

+

10.000.000

ß Saldo / Jumlah

Dari tabel di atas di peroleh informasi, uang tunai (Kas) Ibu Heni berkurang sebesar Rp. 3.600.000 yang mana biaya sewa tersebut masih di kategorikan sebagai harta karena belum menjadi beban tetapi masih berupa pembayaran di bayar di muka.

Dari tabel di atas kita menemukan informasi yang mana tetap sesuai rumus yaitu :

Saldo menunjukkan : 11.400.000 + 3.600.000 = 5.000.000 + 10.000.000

Intinya bahwa keseimbangan adalah hal mutlak dari persamaan akuntansi ini. dan juga dapat di tarik sebuah kesimpulan bahwa posisi Debet harus seimbang dengan posisi kredit

Mudah-mudahan artikel tentang Logika Persamaan Dasar Akuntansi ini dapat bermanfaat dan dapat di pahami dengan baik. Dan Insya Allah pada kesempatan lain kita akan mencoba untuk membuat sebuah Contoh Persamaan Dasar Akuntansi dalam satu priode ( 1 bulan ).

Update : Untuk melihat contoh dari penggunaan persamaan dasar akuntansi ini silahkan baca : Contoh Soal Persamaan Dasar Akuntansi