Home » Akuntansi Dasar » Contoh Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur

Contoh Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur


Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang mengelola bahan mentah menjadi barang jadi kemudian dijual kembali untuk memperoleh keuntungan. Berbagai aktivitas yang ada di perusahaan manufaktur ini tentunya harus dikelola dengan pencatatan pada setiap aktivitas perusahaan yang dilakukan. Salah satu yang diperlukan adalah pencatatan keuangan dalam bentuk neraca lajur.

Contoh Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur

Neraca lajur dibutuhkan oleh berbagai perusahaan manufaktur sebagai alat untuk mengelola keuangan secara transparan, jelas, dan tersistematis. Sehingga dalam hal ini bagian keuangan akan lebih mudah menyusun laporan keuangan perusahaan. Ingin tahu lebih lanjut tentang neraca lajur perusahaan manufaktur? Simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur

Neraca lajur merupakan catatan secara rinci tentang semua akun yang digunakan dalam proses bisnis. Perusahaan manufaktur terdiri dari berbagai pihak yang melakukan investasi maupun kerjasama dalam bisnis, sehingga masing-masing pihak tersebut memiliki akun tersendiri.

Catatan yang ditulis dalam neraca lajur terdiri dari 6 lajur atau kolom yaitu neraca saldo, penyesuaian, neraca saldo setelah penyesuaian, neraca, dan laba rugi. Data yang dimasukkan dalam neraca lajur ini merupakan hasil dari pencatatan yang dituliskan pada neraca saldo. Keduanya merupakan dua hal yang saling berhubungan bahkan dijadikan satu.

Fungsi Neraca Lajur Perusahaan manufaktur

Penggunaan neraca lajur bagi perusahaan manufaktur dibutuhkan bidang akuntansi sebagai salah satu alat untuk pengelolaan keuangan secara efektif dan efisien. Dalam hal ini, neraca lajur dibutuhkan sebagai bahan dasar pembuatan laporan keuangan. Adapun macam fungsi dari neraca lajur dijabarkan seperti dibawah ini :

  1. Evaluasi Transaksi

Jika catatan yang tercantum dalam neraca lajur sudah lengkap, maka hal ini dapat digunakan pihak perusahaan manufaktur sebagai data serta bahan evaluasi untuk membuat kebijakan khususnya dalam bidang keuangan.

Jika dalam setiap pencatatan transaksi yang dilakukan dalam jurnal harian terjadi kesalahan, maka neraca lajur ini dapat menjadi salah satu alat untuk melakukan penyesuaian sehingga dapat berguna bagi pencatatan yang dilakukan sebelumnya.

  1. Meringkas Data

Perusahaan manufaktur pasti memiliki berbagai jenis transaksi yang terdiri dari pembiayaan, pengadaan, berbagai kewajiban, dan lain sebagainya. Berbagai transaksi yang dilakukan setiap detiknya ini harus dicatat sebagai jurnal harian perusahaan manufaktur. Catatan transaksi ini ditulis baik dalam jumlah kecil maupun jumlah besar dalam bentuk lajur atau kolom.

Fungsi neraca lajur dalam hal ini adalah mengelompokkan setiap transaksi yang telah dicatat dalam jurnal harian perusahaan manufaktur sesuai dengan lajur yang berbeda. Sehingga dapat meringkas data dengan rapi.

  1. Bahan penyusun laporan keuangan

Neraca lajur ini telah menyediakan data dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur. Informasi dan data yang disediakan dalam neraca lajur ini juga rinci dan sistematis sehingga dapat digunakan sebagai bahan penyusunan laporan keuangan.

  1. Prosedur perusahaan

Excel Akuntansi Perusahaan Jasa

https://akuntansi-id.com/excel-akuntansi-perusahaan-jasa

Fitur Lengkap | Mudah Digunakan | Laporan Otomatis

Excel Akuntansi Perusahaan Dagang

https://akuntansi-id.com/excel-akuntansi-perusahaan-dagang

Siap Pakai | Laporan Otomatis | Bisa Dikustom Sendiri

Excel Akuntansi Perusahaan Manufaktur

https://akuntansi-id.com/excel-akuntansi-perusahaan-manufaktur

Fitur Komplit | Bisa Banyak User | 1x Bayar


Perusahaan manufaktur dinyatakan sebagai perusahaan yang bagus dan kredibel apabila telah mampu membuat laporan keuangan yang professional. Salah satu bukti dari keprofesionalitasan tersebut salah satunya diukur dari neraca lajur yang dibuat.

Fungsi neraca lajur ini dapat dijadikan sebagai data dan informasi keuangan yang transparan untuk dibuat laporan keuangan. Alur masuk dan keluarnya kas dapat dilihat sehat atau tidaknya dari neraca lajur ini.

Cara Membuat Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur

Setelah mengerti tentang apa yang dimaksud dengan neraca lajur dan fungsi neraca lajur pada perusahaan manufaktur. Berikutnya kami akan jelaskan tentang cara membuat neraca lajur perusahaan manufaktur.

Sebenarnya cara membuat neraca lajur perusahaan manufaktur hampir sama dengan cara membuat neraca lajur pada perusahaan jasa atau dagang.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan segala macam dokumen transaksi sebagai laporan atau dokumen pendukung untuk membuat neraca lajur. Dokumen yang diperlukan adalah sebaga berikut.

  • Dokumen utang dan piutang,
  • Laporan Harga Pokok Produksi
  • Laporan Persediaan Barang Jadi, Barang dalam Proses dan Persediaan bahan mentah.
  • Laporan biaya-biaya selama proses produksi dan lainnya.

Contoh Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur

Nah, sekarang mari kita lihat seperti apa contoh neraca lajur perusahaan manufaktur yang sebenarnya. Apa juga yang membuat neraca lajur perusahaan manufaktur berbeda dengan neraca lajur perusahaan lainnya misalnya seperti perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Berikut ini contoh neraca lajur perusahaan manufaktur yang dapat Anda jadikan referensi.

Contoh Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur 1

Contoh Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur 1

Contoh Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur 2

Contoh Neraca Lajur Perusahaan Manufaktur 2

Coba perhatikan baik-baik contoh neraca lajur perusahaan manufaktur diatas. Jika dilihat secara seksama, ada beberapa akun rekening yang tidak ada di neraca lajur perusahaan dagang dan perusahaan jasa. Akun rekening tersebut adalah akun rekening persediaan barang jadi, barang dalam proses, bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung serta adanya rekening harga pokok produksi.

Semua akun rekening tersebut tidak ada di dalam neraca lajur perusahaan dagang dan perusahaan jasa. Jadi, sekarang Anda sudah paham dan mengerti kan perbedaannya.

Demikian penjelasan tentang neraca lajur perusahaan manufaktur ini. Semoga dapat menjadi salah satu pemahaman Anda ketika akan membuat neraca lajur pada bisnis manufaktur yang dijalankan. Selamat mencoba!