Home » Praktek Akuntansi » Neraca Saldo / Percobaan Perusahaan Dagang

Neraca Saldo / Percobaan Perusahaan Dagang

Neraca Saldo / Percobaan Perusahaan Dagang. Ini adalah artikel kelanjutan dari suklus akuntansi perusahaan dagang yang mana sebelumnya kita telah membahas tentang Penyelesaian Buku Besar Perusahaan Dagang. Sebagaimana namanya, neraca saldo adalah neraca yang di bentuk dari saldo buku besar setelah melakukan imput data dari jurnal umum ke dalam buku besar. Saldo buku besar tersebutlah yang di bentuk menjadi Neraca Saldo.

Neraca saldo ini juga biasa di sebut sebagai neraca percobaan karena neraca ini masih dalam tahap percobaan. Maksudnya bahwa neraca ini masih di uji kebenaran datanya melalui buku besar. Cara memeriksanya dengan melihat kondisi jumlah bagian bawah. Ketika jumlah debet dan kredit tidak seimbang maka akan di lakukan pengecekan, itulah sebabnya neraca ini disebut juga neraca percobaan. Barulah pada saat pemeriksaan selesai dan ternyata saldonya seimbang maka di tetapkanlah sebagai Neraca Saldo untuk melanjutkan proses berikutnya !

Berdasarkan kegiatan dari transaaksi keuangan perusahaan dagang Mitra Mart, kita membentuk neraca saldo dan menampakkan hasil sebagai berikut :

Neraca Saldo - Percobaan Perusahaan Dagang

Neraca Saldo / Percobaan Perusahaan Dagang

Dari kegiatan pembuatan laporan Neraca saldo ini, kita harus memastikan bahwa posisi keuangan pada bagian debet kredit itu seimbang, barulah kita tetapkan sebagai neraca saldo. Namun kita harus memastikan juga bahwa saldo setiap akun dalam neraca saldo ini adalah sesuai dengan saldo pada buku besar.

Jadi intinya pembuatan neraca saldo sangatlah mudah yaitu dengan membuat akun perkiraan berdasarkan buku besar. Atau mungkin dengan kata lain neraca saldo adalah rangkuman dari saldo setiap akun dalam buku besar yang mana nominal penempatan debet kredit sesuai posisi buku besar.

Silahkan untuk mempelajari Neraca Saldo / Percobaan Perusahaan Dagang ini dengan melihat transaksi keuangan Mitra Mart. Secara lengkap contoh ini di rangkum dalam artikel Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang.